RSUD Andi Sulthan Daeng Radja RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Kasus pencurian sepeda motor milik seorang pasien yang berbuntut sampai laporan ke polisi akhirnya terungkap.
Sepeda motor yang sebelumnya di laporkan hilang di kantor polisi ternyata belakangan terungkap kesalahpahaman, setelah seorang pengunjung rumah sakit tidak sengaja membawa pulang sepeda motor milik orang lain.
Sepeda motor jenis Yamaha Mio milik Ririn (26), warga Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, sebelumnya dilaporkan hilang setelah diparkir di kawasan rumah sakit. Motor tersebut masuk melalui pintu utama parkiran dan pengendara sempat mengambil karcis retribusi parkir sebelum memarkir kendaraannya.
Namun, hanya berselang beberapa jam, motor itu tidak lagi berada di lokasi parkir sehingga korban melaporkan kejadian tersebut sebagai dugaan pencurian.
Belakangan diketahui, motor tersebut dibawa oleh Firki, pengunjung rumah sakit yang saat itu hendak pulang menggunakan sepeda motor milik adiknya. Firki mengaku tidak mengetahui secara pasti ciri motor adiknya selain warna.
“Saya tahunya motor adik saya warna merah, saya tidak tahu plat nomornya. Pas saya masukkan kunci, cocokji, jadi saya keluar pakai itu motor dan lewat portal,” kata Firki saat ditemui di kawasan parkir RSSDR, Rabu 28 Januari 2026 malam.
Firki menjelaskan, setelah keluar dari rumah sakit, ia tidak menyadari bahwa motor yang digunakannya bukan milik sang adik. Ia baru mengetahui kesalahan tersebut pada malam hari saat adiknya menanyakan motor yang dipakai.
“Adik saya telepon malam dan tanya, siapa motor ini yang dipakai. Saya jawab motormu, tapi adik saya langsung sadar kalau itu bukan motornya,” ujarnya.
Setelah menyadari kekeliruan tersebut, motor itu langsung dibawa kembali ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja. Saat dicek, sepeda motor milik adiknya ternyata masih terparkir di area rumah sakit.
Firki mengaku motor yang ia gunakan memiliki kemiripan dengan motor adiknya, termasuk warna dan helm yang terpasang.
“Motornya mirip, helmnya juga sama. Saya benar-benar tidak sengaja,” kata Firki.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rumah sakit dan pemilik kendaraan atas kejadian tersebut.
Sementara itu, Ririn selaku pemilik motor mengatakan telah mengambil kembali kendaraannya setelah dilakukan penelusuran. Ia memastikan seluruh barang miliknya masih lengkap dan tidak ada yang hilang.
Alhamdulillah motor sudah saya ambil, barang-barang di bagasi juga aman semua,” ujar Ririn.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang bergerak cepat membantu proses pencarian.
“Terima kasih kepada pihak rumah sakit yang cepat membantu sampai motor saya ditemukan,” katanya.***