Ilustrasi bom ikan (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak marak di perairan Kecamatan Kajang , Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Data yang dihimpun wartawan, Jumat 16 Januari 2026 mengatakan kalau aktivitas para pelaku bom ikan hampir setiap hari melakukan aksinya di sejumlah titik di perairan laut Bira.
Dari video yang diunggah akun Facebook Ishar menperlihatkan para pelaku yang melakukan aksinya di laut dengan cara menggunakan bom untuk mendapatkan ikan di laut.
Dalam video tersebut Ishar mengungkap bom ikan sudah menjadi pemandangan yang hampir tiap hari terlihat di laut.
Akibat dari aktivitas ini ikan kecil dan terumbu karang yang ada di lokasi dan sekitarnya menjadi rusak, namun sangat disayangkan sampai saat ini dinas terkait dalam hal perikanan dan aparat penegak hukum (APH) seolah-oleh melakukan pembiaran.
Sementara itu warga sekitar meminta agar aktivitas bom ikan untuk segera dihentikan dan pelaku bisa ditangka, sebelum laut sudah rusak.
Bom ikan di ketahui memamg banyak beredar di kecamatan Kajang, ini dibuktikan dengan kejadian pada tahun 2025 seorang warga yang tewas di dalam rumahnya akibat ledakan bom ikan.
Kapolsek Kajang Iptu Andi Umar yang dikonfirmasi wartawan belum memberikan komentar terkait maraknya aksi bom ikan di perairan kecamatan Kajang.
Namun sebelumnya Iptu Andi Umar mengatakan kalau masalah bom ikan yang disebut banyak di wilayah hukum Polsek Kajang mengatakan kalau pihaknya belum menerima laporan.
Dia mengaku akan tetap melakukan sosialisasi dan himbauan terhadap masyarakat kecamatan Kajang yang tinggal di pesisir pantai untuk tidak menyimpang maupun menggunakan bom ikan.
Kepala dinas Perikanan kabupaten Bulukumba Thaiyeb yang di konfirmasi wartawan sampai berita ini diterbitkan belum juga memberikan tanggapan.***