Ketfo: Korban saat mendapatkan pertolongan dari RSUD Andi Sultan Daeng Radja RUBRIKNEWS.id, BULUKUMBA- Muh Alif (25) warga jalan Cendana, kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba, Selawesi Selatan yang berprofesi sebagai sopir dan anak pemilik warung makan di jalan Cendana di tikam oleh pelaku berinisial SI di jalan Nenas, Rabu malam 15 Juli 2026 sekitar pukul 21:30 wita.
Dari informasi terduga pelaku mendapatkan lima luka tikaman senjata tajam jenis badik di tubuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Ujung Bulu Ipda Kamaruddin yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam.
“Kejadian di jalan nenas tadi malam, korban seorang sopir, ” Ujar Kanit Reskrim.
Menurut Ipda Kamaruddin dari introgasi sejumlah saksi kejadian berawal saat terduga pelaku SI berteman mendatangi salah satu rumah dekat lokasi dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan betemu saksi bernama Sangkala warga yang merupakan rumah milikk saksi.
Tidak sampai di situ, SI bersama dua orang temanya kemudian bertanya kepada saksi Sangkala “Apata Alif om” yang di jawab oleh Saksi mengatakan tidak ada hubungan keluargaku namun bapaknya Kaya (perempuan) bersaudara ka” katanya.
Terduga pelaku kemudian meminta kepada saksi untuk menpertemukan dirinya korban Alif dengan kata ” kasi singel ka om” , kata terduga pelaku ke saksi.
Setelah itu terduga pelaku kemudian meninggalkan tkp dan hanya berselang 30 menit terduga pelaku kemudian datang kembali bersama temanya mendatangi rumah Alif (korban) dan disitulah terjadi perkelahian yang menyebabkan korban mengalami luka tikaman di beberapa bagian tubuhnya hingga tersungkur dan mandi darah.
” Setelah menikam korban, terduga pelaku kemudian melarikam diri dan sampai saat ini belum ditemukan” Kata Kamaluddin.
Sentara itu korban di larikan ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja untuk mendapatkan perawatan dengan luka tikaman di lima bagian tubuh korban.
Saat ini terduga pelaku SI masih pengenjaran pihak kepolisian dan meminta agar keluarga terduga pelaku dan temanya untuk memberikan informasi keberadaan SI atau segera menyerahkan diri.
Terkait motif dari kasus penikaman ini, polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan. ***