Kasat Narkoba Sampaikan Bahaya Narkoba ke Penyuluh Agama se Kabupaten  Bulukumba

Irwan
Irwan
23 Des 2025 16:50
Daerah 0
3 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Satuan Reskrim Narkoba Polres Bulukumba  bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar sosialisasi pencegahan dini  bahaya narkoba dengan menghadirkan seluruh penyuluh agama di kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selatan, Selasa 23 Desember 2025.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung kasat Narkoba AKP H Akhmad Rizal sebagai narasumber dan serta dihadiri oleh Plh Kepala Kantor Kemenag H. Misbah, Kepala Kesbangpol Ahmad Arfan, Kasubag TU Kemenag H. Arifin Nur, Kasi PD Pontren, pengurus FKUB Bulukumba, para penyuluh agama, pengurus DWP dan beberapa perwakilan dari tokoh masyarakat lintas agama.

Plh Kepala Kantor Kemenag kabupaten Bulukumba  H. Misbah mengajak semua pihak untuk tetap melakukan kewaspadaan terhadap narkoba yang merupakan barang terlarang dan sangat berbahaya.

Lanjut H Misbah dirinya juga mengimbau para pengawas dan penghulu agama Islam, agar aktif memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat maupun satuan pendidikan.

Kepala Kesbangpol kabupaten Bulukumba
Ahmad Arfan mengajak seluruh peserta untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda pemberantasan narkoba. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor serta penyuluhan yang berkesinambungan dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sementara itu kasat narkoba polres Bulukumba AKP H Akhmad Rizal dalam materinya menyampaikan tentang bahaya narkoba dan tugas bersama untuk terus mensosialisasikan pencegahan bahaya narkoba sejak dini.

“Pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba penting untuk disosialisasikan masyarakat luas. Terutama kepada kalangan remaja termasuk para pelajar . Mereka harus diberikan pemahaman bagaimana menghindari peredaran narkoba,”  katanya.

Menurut Akhmad Rizal semua pihak harus bersama-sama melakuan pencegahan peredaran narkoba di tengah lingkungan masyarakat. Jika tidak ditanggulangi sejak dini, pengaruh narkoba berbahaya dan mempengaruhi masa depan generasi bangsa.

“Generasi muda khususnya pelajar merupakan sasaran yang empuk bagi peredaran narkoba, karena pelajar ini masih dalam masa transisi dan maunya mencoba hal-hal yang dianggap baru namun seringkali membahayakan,” kata Kasat Narkoba.

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba seperti saat ini merupakan upaya agar semua peserta yang hadir termasuk penyuluh agama bisa ikut mensosialisasikan  pencegahan dan bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Masyarakat harus berani mengatakan “tidak”, termasuk tidak coba-coba dengan narkoba,” kata Akhmad Rizal.

Lanjut Akhmad Rizal banyak faktor yang menjadi penyebab penyalahgunaan narkoba, yang pertama adalah faktor diri yaitu diantaranya adalah rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba, untuk bersenang-senang serta untuk bisa diterima dalam satu komunitas,” katanya.

Sedangkan faktor kedua adalah faktor lingkungan, yaitu diantaranya keluarga yang bermasalah, pergaulan yang salam maupun kurangnya aktifitas/menganggur.

“Yang terakhir adalah faktor ketersediaan narkoba di lingkungan sekitar. Saat ini akses untuk memperoleh narkoba semakin mudah dengan jenis dan harga narkoba yang sangat beragam. Terlebih lagi masih banyak laboratorium gelap produsen narkoba yang belum terungkap. Faktor-faktor tersebut yang harus diwaspadai,” Tutupnya.***