Ketfo: Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) terus memperluas sosialisasi dan promosi program studi kepada calon mahasiswa, khususnya melalui jejaring satuan pendidikanRUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) terus memperluas sosialisasi dan promosi program studi kepada calon mahasiswa, khususnya melalui jejaring satuan pendidikan. Salah satu sasaran kegiatan promosi tersebut adalah para guru dan kepala sekolah Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Bulukumba Selasa 25 agustus 2026.
Kegiatan promosi Program Studi Pendidikan IPA dilaksanakan melalui dua pola, yakni secara “daring dan luring”, sebagai upaya memberikan informasi yang lebih luas dan mudah diakses mengenai profil, keunggulan, sistem perkuliahan, peluang karier, serta berbagai fasilitas yang tersedia bagi mahasiswa.
Dr. Ma’ruf Ketua Program Studi Pendidikan IPA FKIP Unismuh Makassar, memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan arah pengembangan Program Studi Pendidikan IPA kepada para peserta. Kehadiran pimpinan program studi menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran langsung mengenai komitmen Prodi Pendidikan IPA dalam menyiapkan calon pendidik IPA yang profesional, inovatif, dan berkarakter.
Sementara pada kegiatan luring materi promosi dibawakan oleh dosen Program Studi Pendidikan IPA Muhammad Wajdi Penyampaian materi diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada guru dan kepala madrasah yang akan di sampaikan kepada siswanya mengenai peluang melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan IPA Unismuh Makassar serta relevansinya dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam materi promosi, Program Studi Pendidikan IPA Unismuh Makassar memperkenalkan karakter program studi yang mengembangkan keilmuan Pendidikan IPA secara adaptif terhadap kemajuan teknologi, terintegrasi dengan etnosains, berbasis sains, serta berkarakter Islam.
Program studi juga menekankan pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu menjadi pendidik IPA profesional, inovatif, kreatif, dan berkarakter.
Salah satu keunggulan yang diperkenalkan adalah proses pembelajaran yang fleksibel. Pada semester 1 dan 2, perkuliahan dilaksanakan secara daring melalui Learning Management System (LMS) dan video conference, dilengkapi materi digital interaktif, bimbingan, tugas, kuis, dan ujian secara daring. Selanjutnya, pada semester 3 hingga 7 diterapkan hybrid learning, yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring, termasuk praktikum di laboratorium, diskusi kelas, kegiatan kolaboratif, forum daring, serta konsultasi dan bimbingan.
Program Studi Pendidikan IPA juga menawarkan sejumlah mata kuliah pilihan atau peminatan yang menarik, antara lain Riset Pembelajaran di Sekolah, Projek Desain Pembelajaran Terintegrasi, Projek Desain Aplikasi Pembelajaran, Projek Desain Grafis Pembelajaran, Kajian STM dan Etnosains, Sains Kuliner/Etnofarmakologi, Projek Eksperimen Lingkungan, serta Projek Eksperimen Digital. Ragam peminatan tersebut dirancang untuk mendukung kompetensi mahasiswa agar relevan dengan kebutuhan zaman, inovatif, berbasis riset, serta memiliki wawasan lokal dan global.
Dari sisi akademik, Program Studi Pendidikan IPA menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan total 144 SKS. Materi promosi juga menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peluang menyelesaikan studi lebih cepat melalui sistem percepatan dan program MBKM, dengan masa studi normal yang ditargetkan dapat diselesaikan dalam tujuh semester.
Hal menarik lainnya adalah tersedianya jalur penyelesaian studi non-skripsi, Melalui jalur tersebut, mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhir dengan menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi sesuai ketentuan program studi. Mahasiswa mendapatkan pendampingan dalam penentuan topik penelitian, penulisan artikel, proses review dan revisi, hingga publikasi.
Selain aspek akademik, promosi juga memperkenalkan berbagai peluang karier lulusan. Lulusan Pendidikan IPA diproyeksikan dapat berkarier sebagai guru IPA, peneliti, edukator dan trainer, penulis atau konten kreator di bidang sains, hingga wirausahawan, Program studi juga memiliki jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan instansi pendidikan, yang dapat mendukung kegiatan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, workshop dan pelatihan guru, praktikum IPA terpadu, serta pengembangan laboratorium sekolah.
Dalam materi promosi penerimaan mahasiswa baru, Program Studi Pendidikan IPA turut menampilkan berbagai fasilitas dan dukungan pembelajaran, seperti laboratorium IPA terintegrasi, gedung perkuliahan, perpustakaan, pembelajaran berbasis virtual, kantin, masjid, serta dukungan dosen dan lingkungan akademik.
Informasi penerimaan mahasiswa baru juga disampaikan sebagai bagian dari ajakan kepada calon mahasiswa untuk bergabung dengan Program Studi Pendidikan IPA FKIP Unismuh Makassar.
Kegiatan promosi kepada guru dan kepala Madrasah Aliyah di Kabupaten Bulukumba ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan Program Studi Pendidikan IPA, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan IPA Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring dengan sekolah dan madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kompetensi guru, pengembangan pembelajaran IPA yang inovatif, serta menyiapkan generasi pendidik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan sains dan teknologi.
” Bersama Pendidikan IPA, kita ciptakan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berdampak untuk masa depan.” katanya.
Informasi yang tercantum dalam materi promosi mengarahkan calon mahasiswa untuk memperoleh informasi lebih lanjut melalui kanal resmi penerimaan mahasiswa baru Unismuh Makassar dan kontak Program Studi Pendidikan IPA. Idris. ***