Ilustrasi pencurian ternak (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Kasus pencurian ternak kembali meresahkan warga Kabupaten Bulukumba. Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Bulukumpa kehilangan seekor sapi betina miliknya yang diduga dicuri orang tak dikenal. Meski telah dilaporkan sekitar tiga bulan lalu, hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Korban diketahui bernama Indo Tang (48), warga Jalan Bunga Harapan, Kelurahan Jawi-Jawi, Kecamatan Bulukumpa. Berdasarkan laporan kepolisian, induk sapi berwarna merah itu terakhir kali ditambatkan di pekarangan belakang rumahnya pada Jumat, 3 April 2026 sekitar pukul 18.00 WITA.
Keesokan harinya, Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 05.00 WITA, korban bermaksud memberi makan ternaknya. Namun, sapi tersebut sudah tidak berada di lokasi penambatan yang berjarak sekitar tujuh meter dari rumah.
Korban menduga pencurian terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bulukumpa pada hari yang sama sekitar pukul 12.15 WITA. Laporan itu diterima dengan nomor LP/B/28/IV/2026/SPKT/POLSEK BULUKUMPA/POLRES BULUKUMBA/POLDA SULAWESI SELATAN.
Anak korban, Aswan, mengatakan pada malam kejadian bukan hanya sapi milik ibunya yang hilang. Tiga ekor sapi milik pamannya dan dua ekor sapi milik warga lain di kampung yang sama juga dilaporkan raib.
“Setelah kejadian kami sempat melakukan pencarian sendiri,” ujar Aswan saat dikonfirmasi wartawan Jumat 31 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pamannya yang juga kehilangan sapi kemudian menemui seorang pengurus di salah satu kampung di Kajang yang berbatasan dengan Kabupaten Sinjai.
“Pertemuan itu dilakukan untuk berunding dan meminta bantuan agar sapi-sapi yang hilang dapat dikembalikan,” jelasnya.
Tidak lama setelah pertemuan itu, sapi milik pamannya dan beberapa sapi milik warga lainnya berhasil ditemukan. Namun, sapi milik ibunya hingga kini belum ditemukan.
Aswan mengaku pihak keluarga juga telah menghadirkan sejumlah saksi ke Polsek Bulukumpa. Menurutnya, para saksi mengetahui ciri-ciri orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
“Sudah ada beberapa saksi yang kami hadirkan ke Polsek Bulukumpa. Mereka mengetahui ciri-ciri pelaku, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan yang kami terima,” katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bulukumpa, Aiptu Kahar, membenarkan bahwa perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi. Namun sampai saat ini barang bukti belum ditemukan dan belum ada alat bukti yang mengarah kepada pelaku sehingga belum bisa dilakukan penangkapan,” jelasnya.
Aiptu Kahar menegaskan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap sapi yang hilang. Ia juga meminta keluarga korban untuk tetap mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.
“Saat ini kasus dugaan pencurian ternak tersebut masih dalam proses penyelidikan. Kami terus berupaya mengungkap pelakunya,” tutupnya.***