Ketfo : Belasan siswa SMK kejuruan yang terancam kelaparan karena tidak terima MBG RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Program andalan Presiden Prabowo Subianto, Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bulukumba tidak berjalan semestinya.
Bagaimana tidak, para siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang kini melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kini mengeluhkan kelaparan.
Program yang targetnya memberikan gizi bagi para anak bangsa tidak tersalurkan.
Bengkel Mobil Era Jaya Bulukumba, menjadi salah satu tempat PKL di Kota Bulukumba menampung 15 siswa dari pelbagai sekolah kejuruan. SMK Kajang, SMK Lembang, SMK Tanete hingga SMK dari Kabupaaten Bantaeng.
” Mereka akan PKL hingga Desember 2026 mendatang,” kata owner Era Jaya, Dilla H Roy.
Disaat siswa lain menikmati makanan bergizi gratis, para siswa SMK yang kini tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) justru harus mengeluarkan uang pribadi untuk makan.
Kebutuhan gizi makanannya pun belum tentu sesuai dengan standar gizi harian anak.
Harusnya, kata Dilla harus ada solusi yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan cara memindahkan jatah MBG dari sekolah ke SPPG yang lebih dekat dengan tempat PKL.
Koordinator Wilayah (Koorwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Bulukumba, Wahyu Saputra yang dikonfirmasi mengatakan pembagian MBG pada siswa prakering alias PKL belum memiliki aturan. Makanan MBG mereka dibagikan di sekolah masing-masing.
” Nanti coba saya tanyakan terkait kasus ini ke pimpinan karena datanya (siswa) berada di SPPG yang melayani,” kata Wahyu melalui akun WhatsAppnya.***