Ketfo: Petugas UPTD Samsat Bulukumba saat memeriksa STNK mobil pengendara di jalan poros Bulukumba-Sinjai RUBRIKNEWS.id, BULUKUMBA- Kendati hujan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) didampingi anggota satuan lalulintas tetap melalukan operasi penertiban pajak kendaraan, Senin 18 Mei 2026.
Dari sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial terlihat petugas Samsat dan anggota satlantas menahan semua kendaraan yang melintas di poros Bulukumba-Sinjai tepatnya di Ponci, Desa Taccorong, kecamatan Gantarang.
Operasi pajak kendaraan yang di pimpin langsung oleh kepala UPTD samsat Bulukumba Rudy Ramlan memeriksa satu persatu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil dan motor.
Sejumlah kendaraan motor dan mobil terjaring menunggak pajak dan diarahkan untuk membayar di tempat.
Fendi, warga desa Palambarae, kecamatan Gantarang kepada wartawan mengatakan telah membayar pajak kendaraan mobilnya di lokasi operasi penertiban pajak.
“Tadi juga saya di tahan di Ponci, mobil saya menunggak pajak dan saya bayar ditempat, karena memang saya rencana mau bayar besok, tapi ada lebih cepat jadi tidak repot lagi ke samsat,” ujar Fendi, Senin 18 Mei 2026.
Menurut Fendi semua kendaraan yang ada di depan dan belakangnya semua tidak luput dari pemeriksaan petugas.
“Ada memang puluhan kendaraan tadi yang ditemukan menunggak pajak,” Ujarnya.
Namun dia mengaku ada kenaikan pajak kendaraan dari tahun lalu, namun karena ini adalah kewajiban dia tidak menpersoalkan hal itu.
Sebelum melakukan operasi di Taccorong, pagi petugas Samsat menggelar operasi pajak kendaraan di depan kantor pajak pratama di poros Bulukumba-Bantaeng tepatnya di kelurahan Bintarore, kecamatan Ujung Bulu.
“Pagi disini tadi samsat gelar operasi pajak, banyak juga kendaraan yang terjaring menunggak pajak,” Kata Arman pengendara yang melintas di Bintarore.
Sekedar diketahui ada tiga titik lokasi operasi pajak diantaranya Bintarore depan kantor pajak pratama, ponci sekitar BTN Sanur dan Ela-Ela, kecamatan Ujung Bulu.***