Iiusrasi solar (foto-int) RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mengancam akan demo besar-besaran
antaran kurang perhatian dari pihak pemerintah terkait sulitnya mendapatkan solar dan persayaratan yang dinilai berbelit-belit.
Sudirman (57) salah seorang petani mengataka petani merupakan bagian dari pengelola yang menggantungkan hidupnya dalam mata pencaharian di bidang pertanian.
“Petani menjadi korban keserakahan kapitalis. Bahkan petani di Kabupaten Bulukumba merasa kurang perhatian dari pihak pemerintah dalam menjalankan pekerjaan,” ujarnya, Minggu 3 Mei 2026.
Darman (55) petani Bulukumba lainya mengatakan kalau untuk mendapatkan solar di SPBU harus melengkapi sejumlah persyaratan dari dinas terkait agar bisa mendapatkan barcode sebagai syarat utama untuk membeli solar di SPBU.
““Kami kesulitan membeli BBM bersubsidi untuk digunakan menggarap sawah. Oleh karena itu kami petani di Kabupaten Bulukumba berencana turun ke jalan meminta keadilan Pemerintah khususnya dinas terkait atas apa yang kami rasakan saat ini,” bebernya.
Bahkan petani juga mengancam akan melakukan aksi dekonstrasi di gedung DPRD Bulukumba untuk meminta wakil rakyat ikut menyampaikan dan memanggil dinas terkait untuk membahas keresahan ratusan ribu petani saat ini.
Ia berharap pihak pemkab dan DPRD Bulukumba bisa mendengar serta mengerti apa yang di rasakan oleh para petani saat ini di tengah susah dan berbelit-belitmya aturan yang diberlakukan ke para petani untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dengan berbagai syarat yang dinilai sangat memusingkan para petani.
“Semoga pemerintah Kabupaten dan DPRD Bulukumba dapat membantu kami dalam menyelesaikan permasalahan tentang kesulitan serta syarat untuk menperoleh BBM Subsidi ini,” jelasnya.
Beberapa tuntutan para petani yang akan disampaikan kepada pemerintah dan DPRD Bulukumba diantaranya.
Meminta pemerintah untuk menyampaikan kepada para pengusahan SPBU untuk tidak menpersulit petani untuk mendapatkan solar serta meminta kepada dinas terkait untuk tidak menpermudah persyaratan untuk mendapatkan solar di SPBU serta sejumlah tuntutan lainya.***