Ketfo : Komunitas Taksi Gacor (ojek gabah) desa Bontonyeleng panen cuan saat panen rayaRUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Ojek gabah di desa Bontonyeleng,kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ketiban cuan saat sejumlah wilayah panen raya padi. Hanya beberapa jam, mereka bisa mendapat ratusan ribu rupiah.
Seperti pada panen padi di wilayah Dusun Paobecenge,Desa Bontonyeleng, komunitas ojek yang diberi nama “Taksi Gacor” gabah mulai bersiap sejak pagi hinggu subuh dini hari untuk mengangkut gabah, dari sawah menuju rumah pemiliknya.
Dengan motor yang telah dimodifikasi, satu unit bisa mengangkut 115 hingga 125 kilogram gabah sekali berangkat dengan melintasi jalan extriem berlumpur bmdi tengah sawah bahkan terkadang menyebrangi sungai kecil dengan lincah.
” Hari ini kami dapat borongan mengangkut puluhan karung gabah petani, bersama enam orang anggota komunitas ojek Taksi Gacor kami melinbas semua arena yang di lewati dari sawah ke rumah pemilik gabah,” Kata Adri dari komunitas Taksi Gacor desa Bontonyeleng, Kamis 29 April 2026.
Mengenai jasa sewah, Adri, mengatakan dalam perkarung dihitung dari jarak antara lokasi dan tujuan gabah yang ada di antar.
Lanjut Adri yang juga merupakan pegawai di Tagana dinas sosial Bulukumba ini, kalau dalam perkarung biasa di bayar sewa angkutan dari Rp20 ribu tergantung jarak tempuh dan medan jalan yang dilalui.
Biasanya satu anggota Taksi Gacor (Ojek Gabah) bisa mengangkut puluhan karung setiap harinya mulai pagi hingga dini hari.
Bagi Adri dan teman-temannya di Taksi Gacor panen raya padi selalu menjadi berkah. Karena keahlian mereka dalam mengangkut gabah menggunakan motor telah teruji. Sehingga banyak petani yang memakai jasa mereka.
“Kalau lagi ramai, dalam sehari, setiap orang dari kami bisa mendapat Rp ratusan ribu per hari. Capek itu pasti. Tapi inilah kesempatan kami mendapat banyak uang. Kalau pegal ya minum jamu,’ tandasnya.***