Warga Keluhkan Pedagang yang Berjualan di Atas Trotoar

Irwan
Irwan
29 Apr 2026 15:30
1 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Beberapa ruas trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki berubah fungsi. Sejumlah pedagang di kabupaten Bulukumba, Sulawesi selatan memanfaatkan trotoar jadi tempat berdagang.

Seperti di jalan Kusuma Bangsa Caile, Jalan Samratulangi, Lanto Daeng Pasewang, Jenderal Sudirman dan beberapa titik di dalam kota.

Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan kaki. Mereka jadi tidak nyaman berjalan di trotoar. Bahkan, pengguna jalan raya pun juga merasa terganggu oleh ulah pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

“”Pejalan kaki jadi terganggu, karena trotar digunakan juga sebagai tempat jualan ,” ujar Rahmatullan, salah seorang warga Ujung Bulu, Rabu 29 April 2026.

AR, salah seorang pedagang
mengaku berjualan berpindah-pindah. Ia ingin mencari tempat yang banyak pembelinya. Karena itu ia memilih kawasan keramaian. Salah satunya berjualan di pinggir jalan.

“Di sini banyak pengendara yang melintas dan dekat dari toko-toko jadi ramai orang ,” ujar AR yang indentitas lengkapnya tidak mau di publikasikan.

Alasan memilih trotoar, kata AR karena bisa menghemat uang sewa tempat. Kalau berjualan di pasar atau tempat sejenisnya, tentu harus mengeluarkan uang sewa tempat. Beda kalau berdagang di pinggir jalan, tidak pakai sewa.

Namun AR mengaku tetap gelisah dan was-was terhadap satpol PP yang kapan-kapan bisa datang melakukan penertiban***