Ketfo : Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto didampingi kasat Reskrim Iptu Muhammad Ali dan Kasat Narkoba AKP H Akhmad Rizal saat press rilis akhir tahun 2025 lalu RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Peringatan keras Kepada seluruh personel Polri untuk tidak terlibat dalam aktivitas judi online (judol) dan narkoba.
Hal ini ditegaskan Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto saat di temui wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.
Menurut Kapolres penekanan dan warning tersebut juga sudah sering disampaikan kepada anggota saat apel.
Kapolres menekankan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian serius oleh seluruh anggota Polri, antara lain tidak ada anggota Polri yang terlibat dalam judi online.
“Judi online sangat merugikan negara, uang Indonesia banyak mengalir keluar negeri. Presiden telah menegaskan larangan ini untuk seluruh masyarakat, termasuk anggota Polri,” ujar Kapolres.
Bukan hanya itu Judi online juga bahkan bisa merusak keluarga baik yang masih bujang maupun yang telah berkeluarga.
Kapolres juga mengingatkan agar anggota Polri memanfaatkan gaji dengan bijak.
“Jangan menghamburkan uang, terutama bagi yang masih muda. Sisa gaji harus disisihkan untuk menabung dan merencanakan masa depan,” ungkapnya.
Lanjut Kapolres Bulukumba menyatakan bahwa tugas Polri ke depan semakin banyak dan beragam.
“Tugas kita tidak bisa dielakkan. Kita harus bersyukur dan siap melaksanakan setiap perintah pimpinan tanpa alasan untuk mengeluh. Jika ada kendala, segera laporkan kepada pimpinan,” tegasnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Saya ingin Tabanan menjadi zona bebas narkoba. Jangan ada yang terlibat, karena narkoba bisa merusak generasi muda dan citra Polri,” tegas Mantan Kapolres Pelabuhan Makassar ini.
Dia berharap kedepan anggota kepolisian polres Bulukumba tetap menjaga kedisiplinan, moralitas,psikologi dan kinerja serta menegaskan komitmen untuk menjaga kehormatan institusi Polri dan memberikan contoh baik bagi masyarakat.***