Ilustrasi (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selataakan menggelar aksi kerja bakti massal di seluruh desa dan kelurahan di 10 kecamatan sebagai bagian dari peringatan kegiatan mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Kerja bakti massal ini juga sesuai surat edaran Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf nomor: 400.14.4.3/46.42/DPMD tentang Pencegahan Banjir.
Berdasarkan surat edaran Bupati diminta seluruh camat, kepala desa dan lurah untuk berpartisipasi aktif melakukan pencegahan bencana banjir dengan melakukan hal sebagai berikut.
Menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat desa dan kelurahan untuk berperang aktif dalam pencegahan bencana banjir.
Melaksanakan kegiatan kerja bakti secara rutin pada hari Jumat ,Minggu ketiga setiap bulan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan unsur desa dan kelurahan seperti babinsa, bhabinkamtibmas, perangkat desa dan kelurahan, anggota BPD, pengurus LMPD/LPMK, pengurus karang taruna, anggota PKK, kader Posyandu, RW/RT dan unsur lainya.
Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan saluran air (dranise) aliran irigasi, dan aliran sungai dari sampah ,tanaman liar, sedimen, dan batang kayu yang dapat menghambat air.
Serta bagi pemerintah badan kelurahan yang wilayahnya rawan bencana dan terdapat daerah aliran sungai dan berada di pegunungan untuk melakukan pemasangan papan mitigasi bencana serta melakukan penanaman pohon penghijauan
Sementara kepala desa (Kades) Bontonyeleng Andi Mauragawali kepada wartawan mengatakan Jumat besok (19 Desember 2025) pagi masyarakat akan melakukan kerja bakti di sejumlah titik drainase untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan rumah warga termasuk banjir.
“Saya sudah perintahkan semua kepala dusun, RT,RW untuk mengajak semua masyarakatnya di wilayah masing-masing untuk kerja bakti besok pagi sebelum sholat Jumat,” kata Opu sapaan akrab Kades Bontonyeleng, Kamis 18 Desember 2025.
Bahkan Opu secara tegas meminta kepada seluruh kepala dusun untuk mendata semua warga di wilayah masing-masing yang hadir dan tidak dalam kerja bakti Jumat pagi besok.
“Saya me warning semua kepala dusun untuk melibatkan semua masyarakatnya untuk turun kerja bakti besok, kalau ada kadus yang tidak hadir maka akan diberikan teguran keras dan bahkan sampai sanksi tegas,” katanya.
Naja, warga dusun Likukorong, desa Bontonyeleng yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau telah mendapatkan pemberitahuan dari kepala dusun di wilayahnya untuk melakukan kerja bakti besok.
“Pak dusun telah datang ke rumah saya tadi terkait kerja bakti massal besok, bahkan sudah di umumkan tadi usai sholat magrib,” kata Naja.***