Aktivis Maritim Muda Bulukumba. (Ist)RUBRIKNEWS.ID, BULUKUMBA — Organisasi Maritim Muda Cabang Bulukumba Bulukumba melayangkan ultimatum keras kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba. Ultimatum ini dikeluarkan setelah janji untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan dugaan penyimpangan proyek infrastruktur tak kunjung terealisasi.
Keterlambatan DPRD Bulukumba, dalam menindaklanjuti persoalan tersebut memicu kekecewaan, aktivis Maritim Muda mengancam akan menggelar aksi jilid II dengan massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.
Mereka sebelumnya telah melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang smaa. Dalam pernyataan resminya, Illang, perwakilan Maritim Bulukumba, menilai DPRD seolah kehilangan ketegasan dalam menyikapi persoalan MBG.
“Kami tidak butuh kata-kata manis, kami butuh tindakan nyata! Jika DPRD terus menunda RDP, maka kecurigaan kami terhadap keterlibatan sejumlah anggota dewan akan semakin kuat. Jangan salahkan rakyat jika turun kembali dengan kekuatan lebih besar dalam Aksi Jilid II,” tegas Illang, Senin 6 Oktober 2025.
Illang menambahkan, sikap pasif DPRD dalam merespons isu MBG justru memperburuk kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif daerah.
“DPRD adalah wakil rakyat, bukan pelindung kepentingan politik atau bisnis siapa pun. Jika dalam waktu dekat mereka tidak menetapkan jadwal resmi RDP, maka kami pastikan Aksi Jilid II akan digelar dengan tuntutan lebih keras,” ujarnya.
Maritim Muda Bulukumba telah menyusun tiga tuntutan utama yang akan dibawa dalam Aksi Jilid II, yakni;
1. Audit Total Program MBG, untuk membuka seluruh data anggaran dan proses pengadaan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.
2. Hentikan Praktik Penyedia Nakal, yang mengorbankan kesehatan masyarakat demi keuntungan pribadi.
3. Ungkap Indikasi Mark Up dan Penyalahgunaan Anggaran, sesuai ketentuan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
Illang menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti sampai rakyat mendapatkan keadilan.
Dengan ultimatum ini, Maritim Muda Bulukumba menegaskan komitmennya memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. (Ahmad)