Warga Bulukumba Keluhkan Pemberlakuan QR Code Untuk Beli Pertalite di SPBU

Irwan
Irwan
4 Okt 2025 13:08
Daerah 0
2 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Sejumlah SPBU di kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selatan mengalami antrean panjang kendaraan imbas jaringan gangguan (eror), Sabtu 4 Oktober 2025.

Salah satu SPBU di kota Bulukumba terlihat antrian panjang dan konsumen mulai mengeluh.

Nasir, seorang pengendara motor yang ingin mengisi BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di kota Bulukumba mengaku terpaksa batal mengisi karena gangguan jaringan.

Ditambahkan Nasir seharusnya pemerintah tidak usah memberlakukan sistem barcode untuk mengisi BBM di SPBU, karena sangat ribet.

Lukman pengendara motor lainya mengatakan aturan pengisian BBM tersebut menghambat aktivitas. Ia pun meminta pemerintah mengembalikan agar pengisian BBM dilakukan seperti sebelumnya, tanpa aplikasi.

“Sangat mengganggu, kalau kita mau bandingkan dengan sebelumnya, lebih baik kembali dengan cara seperti dulu (tanpa menggunakan QR Code),” ujar Lukman, Sabtu 4 Oktober 2025.

Terpisah, salah satu petugas SPBU di Bulukumba yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan pengisian BBM memang terhambat karena gangguan jaringan. Masalah ini kerap terjadi selama pemberlakuan pengisian BBM menggunakan QR Code diberlakukan.

“Hari ini saja gangguan lagi, banyak pengendara yang sudah marah-marah, karena harus antri lama,” katanya.

Dia mengungkapkan jika terjadi gangguan jaringan lebih banyak terjadi saat pengisian BBM untuk sepeda motor. Gangguan jaringan ini juga sering berlangsung lama.

Ali menambahkan tidak dapat berbuat apapun, pasalnya aturan tersebut harus dilaksanakan. Meskipun akibatnya terjadi antrean panjang kendaraan.***