Ketfo : Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bulukumba saat menyampaikan tuntutan dalam aksi demonstrasi di depan Mapolres Bulukumba, Jumat 12 Desember 2025 RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba memandang bahwa kondisi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Gas LPG, serta pemadaman listrik yang terjadi di berbagai wilayah Sulawesi Selatan merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan dan hak dasar masyarakat.
Lebih jauh, persoalan ini bukan hanya di satu daerah. Dampaknya dirasakan oleh masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan seperti yang terjadi di Kab. Bulukumba. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang serius, terkoordinasi, transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Oleh karena itu, berdasarkan keresahan dan aspirasi masyarakat, HMI Cabang Bulukumba menyatakan sikap:
1. Mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera menjamin ketersediaan dan pemerataan BBM serta LPG di seluruh kabupaten/kota.
2. Mendesak Pertamina menghentikan segala bentuk kelangkaan, dugaan penimbunan, dan praktik yang merugikan masyarakat.
3. Mendesak PLN segera menghentikan pemadaman listrik yang berulang dan menjamin pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat.
4. Mendesak pemerintah membuka secara transparan data stok, distribusi, kuota, serta penyebab kelangkaan BBM dan LPG di Sulawesi Selatan.
5. Mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan distribusi energi di Sulawesi Selatan agar persoalan ini tidak terus berulang.
6. HMI CABANG BULUKUMBA MENEGASKAN AKAN TERUS MENGAWAL DAN MENGAWASI PEMENUHAN HAK RAKYAT ATAS ENERGI YANG ADIL, MERATA, DAN TERJANGKAU.
Jendral lapangan
Kabid PTKP HMI cabang bulukumba
Alam Nur (rilis)