Ketfo: Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Karama mengikuti Pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Berbasis Lingkungan yang dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Palingrungi Cafe & Food, Kabupaten BulukumbaRUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Karama mengikuti Pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Berbasis Lingkungan yang dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Palingrungi Cafe & Food, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru MIS Karama sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan komitmen warga madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan ramah lingkungan.
Kegiatan berlangsung sejak pagi dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan serta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan madrasah.
Kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan makan siang bersama yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Pelatihan menghadirkan dua pemateri dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh). Materi mengenai lingkungan disampaikan oleh Syawaluddin Soadiq, S.Pi., M.Si., sedangkan materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) disampaikan oleh Muhammad Wajdi, S.Pd., M.Pd.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Wajdi, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pola hidup bersih dan sehat. Menurutnya, pembiasaan PHBS perlu dimulai dari lingkungan madrasah agar peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Madrasah harus memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Selain edukasi, madrasah juga perlu menyiapkan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan kesehatan sehingga lingkungan madrasah dapat benar-benar mendukung tumbuh kembang dan proses belajar peserta didik,” jelas Muhammad Wajdi.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah MIS Karama yang telah membangun kerja sama dengan Puskesmas dalam mendukung program kesehatan madrasah. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah yang sangat baik dan perlu terus dikembangkan karena dapat membantu madrasah memberikan edukasi kesehatan kepada peserta didik secara lebih optimal.
Muhammad Wajdi menyarankan agar apotek hidup MIS Karama dapat dikelola dengan lebih menarik dan maksimal. Menurutnya, apotek hidup tidak hanya dapat menjadi bagian dari penghijauan madrasah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal berbagai jenis tanaman yang memiliki manfaat bagi kesehatan.
Sementara itu Syawaluddin Soadiq selaku pemateri lingkungan memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mengelola berbagai jenis sampah agar dapat memberikan manfaat dan memiliki nilai guna.
Komitmen MIS Karama terhadap kepedulian lingkungan sebelumnya juga telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan kreatif. Salah satunya terlihat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ketika MIS Karama berhasil meraih Juara 1 Lomba Fashion Show dengan menampilkan busana berbahan hasil daur ulang sampah.
Penampilan tersebut juga diiringi lagu yang mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan serta ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 yang dibuat secara khusus oleh Ibu Syifa Azzahra, S.Pd., selaku pembina.
Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas dan partisipasi aktif warga madrasah.
Hartati, S.Pd., selaku Kepala MIS Karama, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kedua pemateri serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dan kesan yang sangat berarti bagi keluarga besar MIS Karama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Syawaluddin Soadiq, S.Pi., M.Si. dan Bapak Muhammad Wajdi, S.Pd., M.Pd. atas ilmu, arahan, dan motivasi yang telah diberikan kepada kami. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini. Bagi kami, kegiatan ini sangat berkesan dan menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan serta menciptakan lingkungan madrasah yang lebih baik,” ungkap Hartati.
Melalui pelatihan tersebut, MIS Karama berkomitmen untuk terus membangun budaya hidup bersih dan sehat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengembangkan kreativitas dalam pengelolaan sampah. Komitmen ini diharapkan dapat menjadikan MIS Karama sebagai madrasah yang bersih, sehat, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi tempat belajar yang menyenangkan bagi peserta didik.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan bersama. Melalui kolaborasi antara madrasah, peserta didik, komite, orang tua/wali peserta didik, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait, MIS Karama optimistis dapat terus menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. (Syifa)