Kapolres Bulukumba Diminta Tak “Main-main” Tangani Kasus di Bulukumba

Irwan
Irwan
3 Agu 2026 15:50
Daerah 0
2 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, resmi menjabat sebagai Kapolres Bulukumba.

Itu ditandai melalui prosesi lepas sambut di Mapolres Bulukumba, Senin, 3 Agustus 2026.

AKBP Stephanus yang merupakan mantan Kapolres Torajaa Utara, menggantikan AKBP Restu Wijayanto yang mendapatkan tugas baru di Mabes Polri.

Pergantian pucuk pimpinan Polres Bulukumba itu mendapat perhatian dari pelbagai kalangan, termasuk Ketua DPD Barisan Muda (BM) Penegak Amanat Nasional (PAN) Bulukumba, Firki Arisandi.

Firki menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Stephanus.

Namun, ia mengingatkan agar Kapolres baru itu tidak menganggap remeh atau “main-main” pada berbagai persoalan hukum yang masih menjadi perhatian masyarakat Bulukumba.

“Bulukumba membutuhkan penegakan hukum yang tegas dan transparan. Masih banyak persoalan yang harus menjadi perhatian serius, mulai dari aktivitas tambang hingga sejumlah kasus yang dinilai belum tuntas,” ujar Firki

Mantan jurnalis Tribun Timur itu berharap, pengalaman yang dialami AKBP Stephanus saat memimpin Polres Toraja Utara tidak kembali terulang di Bulukumba.

Menurut Fikri, saat AKBP Stephanus masih menjabat Kapolres Toraja Utara, dua personel Satres Narkoba, yakni AKP Arifan Efendi dan Aiptu Nasrul, sempat diamankan Bidang Propam Polda Sulsel terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang bandar sabu mengaku menyetorkan uang sekitar Rp13 juta setiap pekan kepada oknum polisi.

Kasus itu kemudian ditangani Propam Polda Sulsel untuk proses lebih lanjut.

“Harapan kami sederhana, Pak Kapolres Bulukumba, AKBP Stephanus bisa menunjukkan komitmen memberantas narkoba, mafia tambang, dan menyelesaikan berbagai kasus yang menjadi perhatian masyarakat. Kepercayaan publik harus dijaga,” tutup Firki.***