Warga Keluhkan Tambang Ilegal Di Desa Palambarae Bulukumba 

Irwan
Irwan
30 Jul 2026 15:23
Daerah 0
2 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Sejumlah warga dan pendagan kaki lima yang ada dalam wisata permandian lembah biru, desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Menurut salah satu pedagang makanan dan minuman yang ada di dalam kawasan permandian lembah biru mengaku kalau aktivitas tambang galian C Ilegal yang berada tidak jauh dalan kawasan wisata sangat mempengaruhi kondisi jalan dan aktivitas pengunjung.

” Jalan rusak, dan pengunjung menjadi berkurang setiap hari libur karena kondisi jalan yang licing dan sangat membahayakan pengendara keluar masuk dalam lokasi,” ujar seorang pedagang yang tidak mau namanya di publikasikan kepada wartawan, Kamis 30 Juli 2026.

Bukan hanya pedagang bahkan warga juga mengeluhkan kondisi jalan saat musim hujan karena licing akibat hampir tiap hari di lewati mobil truk tongkang pengangkut material tambang ilegal,” kata warga sekitar yang juga namanya tidak mau di sebutkan.

Warga mendesak pihak kepolisian untuk menutup tambang ilegal yang ada di desa Palambarae, karena selain tidak mengantongi surat izin resmi juga merusak jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.

Bahkan banyak mobil yang pengangkut material tidak menggunakan terval penutup sehingga banyak bongkahan tanah yang jatuh ke tengah jalan dan membahayakan pengendara lainya.

“Tinggal ketegasan yang di butuhkan kepolisian untuk menutup tambang ilegal tersebut,” ujar Rahmat Alam pengendara motor yang melintas di jalan menuju BB lokasi wisata.

Sementara itu salah seorang penyidik tindak pidana tertentu (Tipiter) mengaku belum mendapatkan informasi adanya tambang ilegal yang beroperasi di lokasi tersebut.***