Ilustrasi MBG (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Makanan Bergizi Gratis, program andalan Prabowo Subianto kembali menuai sorotan di Bulukumba.
Bagaimana tidak, disaat siswa lain menikmati makanan bergizi gratis, para siswa SMK yang kini tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) justru harus mengeluarkan uang pribadi untuk makan.
Kebutuhan gizi makanannya pun belum tentu sesuai dengan standar gizi harian anak.
Yang menjadi pertanyaan publik, ke mana jatah makan para siswa yang sedang PKL tersebut.
Dari penelusuran wartawan, dari bengkel Erajaya Bulukumba saja, sebanyak 10 siswa bakal prakerin di tempat ini.
Itu baru satu lokasi prakerin, belum termasuk lokasi praktek lain.
“Iya, saya sudah terima usulan siswa prakerin untuk masuk di bulan Juni-Desember. Jumlahnya 10 siswa,” kata Owner Bengkel Erajaya, Muhammaad Abdillah.
Berdasarkaan fakta lapangan, siswa kelas 3 dari semua jurusan di sekolah kejuruan diwajibkan melakukaan prakering sebagai salah satu syarat pendidikan mereka.
Ini sebagai salah satu upaya agar jebolan sekolah kejuruan punya pengalaman kerja, sehingga bisa menjadi bekal menghadapi dunia kerja ke depan.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari Korwil BGN Bulukumba.
Berita-indo.id masih berupaya melakukan konfirmasi terkait pemberitaan ini.***