Ketfo : mobil travel antar Provensi saat melakukan blokade jalan di depan gedung DPRD Kabupaten BukukumbaRUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Puluhan sopir travel antar Provensi di Bulukumba, Sulawesi Selatan melakukan demo di tiga titik masing-masing pertigaan Lajae, depan kantor dishub dan DPRD, Kamis 12 Maret 2026.
Bahkan para sopir yang didampingi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memblokade jalur Bulukumba-Makassar yang merupakan jalan nasional.
Dari pantauan wartawan aksi sopir travel dan mahasiswa membawa sejumlah tuntutan kepada dinas terkait dan DPRD Bulukumba.
Tuntutan tersebut diantaranya menolak masuknya perusahaan bus angkutan kota antara Provensi (Akap) di kabupaten Bulukumba, karena sudah jelas merugikan pengusaha travel.
Kebijakan yang dilakukan pemerintah kabupaten Bulukumba melalui dinas terkait sangat merugikan pihak pemilik travel .
” Kebijakan tersebut sudah melenceng dari ketentuan dari peraturan menteri Perhubungan nomor 24 tahun 2021 tentang penyelenggaraan terminal penumpang angkutan jalan, sehingga bus tersebut tidak cocok beroperasi dalam terminal induk kabupaten Bulukumba,” kata Jirin kordinator lapangan.
Aksi yang berlangsung di depan kantor Dinas Perhubungan (dishub) sempat ricuh usai masa terlibat saling dorong antara petugas pengamanan dan massa aksi.
Tidak sampau di situ saja aksi demo kembali mendatangi gedung DPRD melakukan aksi dan sempat memblokade jalan nasional.
Puluhan polisi dari satuan Sabara dan Polsek Ujung Bulu terlihat di lokasi untuk melakukan pengamanan aksi demontrasi.
Puluhan massah aksi di terima langsung oleh wakil ketua DPRD Syaharuni Haris dan dialog sementara berlangsung.***