Ketfo : Pohon yang berada di jalan Poros Bulukumba-Sinjai tepatnya di desa Polewali , kecamatan Gantarang yang rawan tumbang RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Sejumlah warga Desa Polewali, kecamatan Gantarang , kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menyoroti dan meminta dinas terkait agar tidak lamban menjalankan pemangkasan pepohonan di beberapa ruas jalan raya di desanya itu karena dikhawatirkan tumbang akibat angin kencang saat musim hujan.
Hal ini diungkapkan oleh H Uccan (50) warga desa Polewali kepada wartawan mengatakan kalau pohon tua dan berkurang besar yang ada di depan rumahnya sudah sangat menbahayakan, bahkan sejumlah ranting sudah patah saat hujan turun.
“Pemerintah jangan lamban dan terkesan diam saja. Pemerintah terkait harus memperhatikan pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang di pinggir jalan raya,” ujar H Uccan.
Hal senada disampaikan oleh warga warga lainnya, yang berharap suku dinas terkait tidak menunggu adanya korban jiwa akibat pohon tumbang.
” Jangan meremehkan dan pemerintah harus bergerak cepat. Lakukan pemangkasan yang tepat agar tidak merugikan pengguna jalan,” kata Awal warga jalan Kusuma Bangsa, kelurahan Caile, kecamatan Ujung Bulu.
Ia berpendapat, pepohonan yang sudah layak dipangkas di antaranya pohon yang tingginya melebihi 10 meter dan berdiameter lebih dari 50 meter.
“Tapi secara teknis, pastidinas terkait sudah sangat paham dan mengerti, pohon seperti apa yang layak dipangkas,” katanya.
Sebagai jalan yang sering dilewati dan padat kendaraan, kata dia, ranting-ranting pohon yang sudah terlampau menjulang sangat berbahaya karena rawan tumbang.
Kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) kabupaten Bulukumba melalui kepala UPT Kebersihan Pertamanan dan Persampahan Ahmad Saleh mengatakan akan menindak lanjuti soal tersebut.
“Kami terkendala personil tapi tetap saya akan kordinasi dengan dinas lain termasuk BPBD untuk melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang,” katanya.***