Ilustrasi penikaman (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Kasus penikaman yang dialami Aiptu Syamsuddin Kanit Provost Polsek Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan sampai saat ini belum terungkap.
Dari data yang dihimpun wartawan korban Aiptu Syamsuddin di tikam Orang Tidak Dikenal (OTK) di sekitar rumahnya pada Selasa 18 November 2025 dini hari lalu.
Korban Aiptu Syamsuddin bahkan sempat mendapatkan perawatan hingga harus menjalani operasi di RS Bhayangkara Makassar atas luka yang dialaminya.
Sudah dua bulan lamanya kasus tersebut belum juga bisa terungkap oleh pihak kepolisian polres Bulukumba.
Belum diketahui apa kendala dari kepolisian dalam mengungkap pelaku penikaman terhadap Kanit provost Polsek Ujung Bulu tesebut.
Namun menurut informasi dari sumber di kepolisian salah satu kendala lambatnya pengungkapan pelaku penikaman dikarenakan tidak adanya saksi lain yang melihat saat kejadian ditambah terduga pelaku menggunakan penutup kepala berupa helm saat melakukan penganiyaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam jenis badik.
Kanit Provost Polsek Ujung Bulu, Kabupaten Bukukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Aiptu Syamsuddin (48) kini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar usai ditikam orang tidak dikenal (OTK). Aiptu Syamsuddin mengalami luka parah akibat serangan badik di sekujur tubuhnya.
Korban mengalami luka di bagian paha dan tangan saat kejadian. Korban yang berusaha melakukan perlawanan dengan menggunakan tangan kosong.
Kapolres Bulukumba sebelumya mengatakan
pelaku melarikan diri usai melukai Aiptu Syamsuddin dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Polisi juga tengah menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.
“Pelaku ini kabur. Kami masih coba untuk lidik dan kembangkan kembali di seputaran TKP. Mencari alat bukti yang bisa digunakan untuk identifikasi pelaku,” bebernya.
“Kami masih coba analisa di seputaran itu ada beberapa titik CCTV. Kami sedang identifikasi kembali. Semoga ada titik terang di situ,” lanjutnya.***