Seruan Copot Kepsek SDN 3 Kasimpureng di Respon DPRD Bulukumba

Irwan
Irwan
8 Jan 2026 21:52
Daerah 0
2 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Seruan copot kepala sekolah (kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kasimpureng, kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selatan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bulukumba Nasaruddin mendesak agar dinas pendidikan memberikan sanksi pencopotan terhadap kepsek SDN 3 Kasimpureng.

“Saya berikan peringatkan keras terhadap dinas pendidikan kabupaten Bulukumba untuk menindak tegas kepsek kalau perlu di copot dari jabatanya,” tegas Nasar sapaan akrab Ketua HMI Cabang Bulukumba, Kamis 8 Januari 2026.

Suandi Bali aktivis HMI lainya mengatakan kalau persolan bullying dan dugaan bahasa provokatif yang dikeluarkan oleh kepsek mencerminkan mutu sumber daya manusia (SDM) seorang kepala sekolah sangat bobrok.

Menurut Suandi Bali bahasa yang diduga dikatakan kepsek SDN 3 Kasimpureng dengan bahasa murid berinisial MA cocoknya menempuh pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB) sangat menyakiti hati orang tua murid.

“Saya saja yang mendengar aduan dari orang tua siswa merasa sangat tidak terima dengan bahasa seperti itu,” ujar Suandi Bali.

Sementara Syamsul Qomar Sekertaris Umum (Sekum) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kabupaten Bulukumba mengaku sangat prihatin dengan kasus dugaan bullying yang terjadi terhadap seorang murid berinisial MA di SDN 3 Kasimpureng ditambah lagi dengan bahasa provokatif yang diduga di lontarkan oleh kepsek saat berlangsung rapat antara guru di sekolah tersebut.

“Saya mendesak satgas dari dinas pendidikan kabupaten Bulukumba untuk segera menuntaskan pemeriksaan terhadap kepsek SDN 3 Kasimpureng, dan memberikan sanksi keras dengan mencopot jabatanya,” tegas Syamsul Qomar, Kamis 8 Januari 2026.

Sementara itu kepala dinas pendidikan kabupaten Bulukumba Andi Buyung Saputra yang dikonfirmasi wartawan mengaku telah mendapatkan informasi terkait dugaan bullying dan bahasa provokatif yang di lontarkan kepsek.

“Kita akan lakukan klarifikasi terhadap kepseknya,” singkat Andi Buyung.

Sementara itu ketua Komisi A membidani pendidik DPRD kabupaten Bulukumba Syamsir Paro yang dikonfirmasi wartawan mengatakan belum mendapatkan laporan terkait hal itu.

“Belum ada laporan sampai kesaya, baik dari orang tua murid dan dinas pendidikan ke saya,” ujar Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Bulukumba.

Namun, Syamsir Paro akan segera melakukan klarifikasi terhadap kepsek SDN 3 Kasimpureng dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba.

Syamsir Paro mengatakan dia akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan akan memamggil dinas pendidikan dan pihak kepala sekolah.***