Jelang Tahun Baru, Kondom Laris Manis

Irwan
Irwan
31 Des 2025 17:27
3 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Tahun baru 2026 tinggal beberapa jam lagi, berbagai perayaan dilakukan guna menyambut pesta tahunan ini. Namun ada hal yang menarik terjadi menjelang pergantian tahun.

Di kabupaten Bulukumba penjualan alat kontrasepsi berupa kondom mengalami peningkatan penjualan secara drastis, Selain penjual kondom, penjualan tissu magic juga laris manis dibeli.

Salah satu karyawan supermaket yang ada di kabupaten Bulukumba mengatakan jika alat kontrasepsi berupa kondom banyak diminati bila dibanding hari biasa.

“Jelang tahun baru ini penjualan kondom sangat lumayan, meningkat sekitar dua kali lipat dibanding hari biasanya,” kata karyawan supermaket yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu 31 Desember 2025.

Menurutnya, kebanyakan pembeli berasal dari kalangan remaja yang mulai membeli sejak beberapa hari lalu.

“Tiga hari lalu sampai sekarang masih banyak yang beli, untuk persiapan malam tahun baru katanya,” ujarnya.

Menurutnya sekali membeli, mereka bisa memborong 2 bungkus hingga 3 bungkus, yang setiap bungkusnya berisi 3 lembar kondom. Untuk harga per bungkus mulai dari Rp 10.700 hingga Rp 33.700, tergantung jenis kondom dan tissu magic,” katanya.

Sementara itu polres Bulukumba menurunkan ratusan personil untuk pengaman malam pergantian tahun di kabupaten Bulukumba.

Hal senada dikatakan oleh karyawan supermarket  lainnya yang ada di kota Bulukumba  penjualan kondom sejak seminggu belakangan ini sangat laris manis. Berbeda dengan hari-hari biasa. Selain kondom, tisu super magic juga banyak dibeli warga.

“Sebentar pada malam pergantian tahun baru biasanya penjualan kondom sangat meningkat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembeli kondom akan lebih banyak pas malam tahun baru,” ujarnya.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf sebelumya menyampaikan imbauan tersebut saat memimpin Apel ASN di Kantor Bupati, Senin 15 Desember 2025 lalu.

Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba menekankan pentingnya solidaritas kepada korban bencana di beberapa wilayah di Sumatera.

“Sebagai bentuk empati, mari kita alihkan euforia perayaan ke kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti bantuan kemanusiaan bagi korban bencana,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api maupun petasan dalam menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026.

Imbauan tersebut disampaikan karena penggunaan petasan dan kembang api dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan masyarakat. Selain itu, Indonesia saat ini juga tengah berduka akibat bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

Selain itu Kapolres Bulukumba  juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak melakukan pesta minuman keras, balapan liar, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban serta keamanan masyarakat.***

Pemerintah daerah siap memfasilitasi penyaluran bantuan melalui Dinas Sosial Bulukumba agar tepat sasaran.

Sementara itu, anggota DPRD kabupaten Bulukumba Syamsir  meminta kepada masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun supaya dengan dilakukan dengan cara yang positif,  tidak berlebihan. Sehingga, perayaan malam pergantian tahun baru berlangsung aman dan nyaman.

Dia juga meminta kepada aparat yang berwenang melakukan upaya antisipasi tempat-tempat yang rawan terjadi aksi kriminalitas.

“Saya minta aparat kepolisian untuk melakukan pemantauan atau razia tempat-tempat yang terindikasi bisa menjadi tempat pesta miras, narkoba dan prostitusi,” Tutupnya.***