Ketfo : Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bulukumba saat menyampaikan tuntutan dalam aksi demonstrasi di depan Mapolres Bulukumba, Jumat 12 Desember 2025 RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Besok Sabtu 13 Desember 2025, aktivis Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) akan melakukan konsolidasi untuk menggelar demo susulan di Mapolres Bulukumba.
Alam Nur aktivis HMI kepada wartawan, aksi demonstrasi yang dilakukan Jumat 12 Desember 2025 di depan Mapolres Bulukumba merupakan aksi awal.
“Besok kita gelar konsolidasi bersama semua komisariat yang dibawa naugan HMI Cabang Bulukumba untuk membicarakan aksi kedua dengan tuntan yang sama bahkan lebih,” tegas Alam Nur, Jumat malam 12 Desember 2025.
Menurut Alam Nur mengenai jadwal aksi jilid II bahkan jauh lebih banyak dari aksi yang dilakukan Jumat tadi di depan Mapolres Bulukumba.
Dia mengaku tetap akan menyuarakan soal penertiban tambang ilegal, judi sabung ayam, hingga maraknya penggelapan mobil yang terjadi di kabupaten Bulukumba dan beberapa isi lainya.
Lanjut mahasiswa dengan ciri khas rambut gondrong ini mengatakan HMI tidak akan berhenti menyuarakan persoalan tambang sampai, judi sabung ayam dan kasus penggelapan mobil hingga penegak hukum melakukan tindakan tegas.
“Kami dari pergerakan mahasiswa Islam Indonesia tidak akan berhenti menyuarakan pelanggaran hukum yang seolah-olah penanganan lambang dan terkesan ada pembiaran tanpa ada tindakan dari aparat penegak hukum (APH) di Bulukumba,” ujarnya.
Jumat sore 13 Desember 2025 aktivis HMI Bulukumba geruduk polres Bulukumba mereka mendesak kepolisian menutup semua aktivitas tambang ilegal , judi sabung ayam hingga kasus penggelapan mobil.
Aksi yang sempat meblokade jalan nasional di depan Mapolres Bulukumba juga nyaris ricuh di pintu masuk polres Bulukumba.
Puluhan aparat kepolisian berpakaian lengkap dan preman diterjunkan untuk mengamankan aksi demo.
Sementara itu informasi yang dihimpun wartawan mengatakan kalau unit Tipiter polres Bulukumba langsung bergerak menindak lanjuti masih adanya tambang galian C yang beroperasi di wilayah kecamatan Ujung Loe.
Namun menurut kabar setelah unit Tipiter polres Bulukumba menyambangi lokasi tambang yang ada di Ujung Loe tidak menemukan adanya aktivitas tambang, namun bekas galian dengan menggunakan rudal ditemukan di lokasi.
Dari beberapa sumber yang didapatkan lokasi yang kerap beroperasi tambang ilegal adalah kecamatan Ujung Loe, Gantarang, Rilau Ale, Bontobahari, Bontotiro dan beberapa titik lainya di kabupaten Bulukumba.***