Ketfo : Kanit Provos Polsek Ujung Bulu Aipda Syamsuddin yang menjadi korban penikaman OTK RUBRIK.id,BULUKUMBA- Kepala Unit (Kanit) Provos polres Bulukumba, Sulawesi Selatan Aiptu Syamsuddin menjadi korban penikaman oleh orang tidak dikenal (OTK) usai melaksanakan sholat tahajjud di jalan Cendana, kelurahan Caile, kecamatan Ujung Bulu, Selasa dini hari 17 November 2025 sekitar pukul 02:45 wita.
Informasi yang berhasil dihimpun rubriknews.id mengatakan, saat korban selesai sholat tahajjud korban mengintip di jendela rumah dan melihat ada motor matic yang terparkir di samping rumah korban.
Korban yang curiga dengan keberadaan motor tersebut kemudian keluar rumah dan mengikuti pelaku dan sekitar 100 meter tiba-tiba ditikam oleh pelaku.
Pelaku menikam beberapa kali korban dari tangan, paha dan betis,sehingga dilarikan ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja.
Kapolres Bulukumba yang mendapatkan informasi adanya anggota yang ditikam oleh OTK mendatangi rumah sakit untuk membesuk Aiptu Syamsuddin dan meminta agar di rujuk ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani perawatan medis.
Sementara itu Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto kepada wartawan membenarkan kalau anggotanya Aiptu Syamsuddin Kanit Provos menjadi korban penikaman oleh OTK dan saat ini telah dirujuk ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.
“Benar, korban anggota provos yang bertugas di Polsek Ujung Bulu,” singkatnya.
Sementara itu Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijasat Reskri Iptu Muhammad Ali membenarkan kejadian berdarah rersebut.
” Kejadiannya sekitar pukul 02:00 WITA tadi subuh,” ujar mantan Kanit Tipikor polres Bulukumba, Selasa 18 November 2025.
Saat itu korban keluar dari rumahnya untuk membuntuti terduga pelaku pencurian di rumah tetangganya, namun ditikam oleh pelaku.
Lanjut Ali pelaku diduga beraksi seorang diri. Pihak kepolisian kini mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
Penyidik Satreskrim terus mendalami motif penyerangan serta kemungkinan hubungan pelaku dengan aktivitas kriminal lain di wilayah tersebut.
Saat ini korban telah di rujuk ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis usai sebelumnya sempat di rawat di RSUD Andi Sultan Daeng Radja.***