Panitia Latber Pacuan Kuda di Desa Bontonyeleng Terbentuk

Irwan
Irwan
8 Nov 2025 23:02
2 menit membaca

RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Persatuan Olaraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan melakukan rapat pembentukan panitia kegiatan latihan bersama (Latber) pacuan kuda di rumah kediaman kepala desa Bontonyeleng, Sabtu malam 8 November 2025.

Dalam rapat pembentukan panitia dihadiri langsung ketua Pordasi kabupaten Bulukumba Andi Hamzah Pangki didampingi wakil ketua H Uccan bersama kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali.

Ketua Pordasi kabupaten Bulukumba Andi Hamzah Pangki dalam rapat tersebut mengatakan kalau pembentukan panitia dilakukan mengingat waktu yang sudah mendesak untuk segera dilakukan kegiatan latihan bersama pacuan kuda.

“Panitia sudah terbentuk, karena beberapa pertimbangan salah satunya cuaca dan musim tanam padi di arena yang akan digunakan untuk latber,” ujar Andi Hamzah Pangki.

Menurut Andi Hamzah Pangki kalau panitia yang terlibat dalam latber pacuan kuda melibatkan hampir 80 persen panitia lokal untuk membekap panitia dari Pordas saat bertugas di lapangan nantinya.

“Kita libatkan banyak panitia lokal, karena beberapa pertimbangan, tapi yang tetap bertugas dalam sistem mulai star hingga finis semua adalah panitia dari Pordasi,”tegas mantan ketua DPRD Bulukumba ini.

Sementara itu kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali mengatakan kalau pemerintah desa mendukung penuh kegiatan latber pacuan kuda.

Opu sapaan akrab kades Bontonyeleng rapat yang digelar di rumah kediamanya selain menyusun kepanitiaan juga untuk membicarakan beberapa permintaan dan usulan dari panitia lokal yang nantinya akan bertugas untuk melakukan perbaikan lokasi pacuan setelah kegiatan latber telah selesai.

“Yang digunakan arena adalah sawah milik warga, jadi pasti ada beberapa yang kita rombak termasuk pamatang sawah yang dirusak, jadi pasti nanti itu semua akan dilakukan perbaikan setelah kegiatan selesai sesuai perjanjian antara pemilik sawah dengan panitia,” ujarnya.

Lanjut Opu kalau panitia lokal banyak dilibatkan, karena beberapa pertimbangan diantaranya adalah soal perbaikan lokasi arena mulai awal hingga nantinya setelah acara latber selesai.

Tidak sampai disini, kedepanya masih akan dilakukan rapat untuk menentukan tugas masing-masing panitia mulai dari pintu masuk ke arena pacuan hingga di dalam arena sampai proses perbaikan arena setelah selesai kegiatan pacuan kuda.***