Ketfo : Kondisi jalan Laston poros Taccorong- Kalumeme yang sudah retak dan dilaporkan Lembaga Pati ke Tipikor polres Bulukumba RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Proyek jalan Laston di tiga titik di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan yang diduga sudah rusak, berbuntut panjang.
Lembaga Pati melaporkan kuwalitas pekerjaan jalan Laston yang dinilai dikerja asal-asalan.
“Baru satu titik yakni poros Ponci Desa Taccorong, kecamatan Gantarang- Tabuttu, kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba yang dikerja tahun lalu,” kata Kata jihank ketua lembaga Pati, Sabtu 18 Oktober 2025.
Menurut Jihan kalau proyek Laston anggaran Rp7,2 miliar tersebut terkesan dikerja asal-asalan, buktinya saat ini sudah rusak parah, padahal ini dikerja tahun 2024 lalu.
“Masa baru satu tahunan dikerja, jalan Laston sudah rusak, inikan tidak masuk akal,” tegas Jihan
Bukan hanya itu Jihan mengaku telah dimintai klarifikasi oleh pihak kepolisian unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait dengan laporan tersebut.
” Saya sudah mengahdiri undangan dari penyidik Tipikor polres Bulukumba untuk dimintai klarifikasi,” ujar Jihan kepada rubriknews.id.
Ditambahkan Jihan kalau kedepan dia juga akan melaporkan dua lagi titik proyek Laston dengan volume pekerjaan tahun 2024 yang juga telah ditemukan rusak.
Dua titik proyek tersebut adalah jalan laston Tabbuankkang- Kahayya, kecamatan Kindang dan Poros Deea Bontomanai- Lonrong, kecamatan Ujung Loe yang juga kondisinya sudah rusak.
” Kalau kita lihat kerusakan ini proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah diduga hanya dikerja asal-asalan dan tidak sesuai bestek,” Kata Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bulukumba Ferdi Ansar.
Bukan hanya di poros Bontomanai- Seppang bahkan proyek jalan laston poros Taccorong- Tabuttu juga sudah terlihat kerusakan di sejumlah titik.
Bukan sampai disitu kerusakan proyek laston juga terjadi di poros Tabuakkang-Kahayya kecamatan Kindang yang tahun 2024 lalu dengan total anggaran sekitar Rp5 miliar juga terdapat kerusakan di sejumlah titik.
Ferdi Ansar mendesak Kepolisian polres Bulukumba dalam hal ini unit tindak pidana korupsi (Tipikor) turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan kerusakan jalan laston tahun anggaran 2024 lalu.
Ferdi meminta agar kepolisian bisa serius dalam menindak lanjuti laporan dari aktivis terkait masalah tiga titik proyek Laston yang diduga dikerja asal-asalan dan sudah rusak.
Sementara itu kasi Humas polres Bulukumba yang dikonfirmasi wartawan sampai berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.***