Ilustrasi air PDAM tidak mengalir (foto-int)RUBRIKNEWS.id,BULUKUMBA- Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bulukumba Abdul Ka’ab menyoroti pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak kunjung mengalir, Kamis 9 Oktober 2025.
Sorotan tersebut juga di unggah di status facebook Abdul Ka’ab dengan menulis @ bagaimana kabarnya air pipa Na’na dilihat-lihat tidak dikerja,” Tulis Mantan anggota DPRD dari partai Nasdem ini.
Sementara itu ribuan pelanggan PDAM di desa Balibo, kecamatan Kindang juga mengeluhkan beberapa bulan air tidak mengalir.
“Sudah beberapa bulan air PDAM tidak mengalir pak, tidak ada juga konfirmasi apa penyebabnya,” kata Ramli warga desa Balibo.
Menurut Ramli kalau sudah sekitar 5 bulanan air PDAM tidak mengalir sejak adanya bencana alam banjir yang merusak sejumlah pipa induk dari mata air na’na kecamatan Kindang.
Dia berharap agar PDAM Bulukumba bisa segera melakukan perbaikan, karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan air bersih.
“Sekarang air bersih sangat di butuhkan, apalagi sudah kemarau seperti sekarang, jelas pasti nanti warga kekurangan air bersih,” kata Ramli.
Sementara itu Plt Direktur PDAM Bulukumba, Syapriadi, membenarkan adanya gangguan distribusi air dari sumber Na’na pasca adanya bencana alam beberapa waktu lalu yang merusak sejumlah pipa induk.
“Kerusakan terjadi akibat banjir yang menyebabkan tanggul jebol dan pipa jaringan rusak,” kata Sapriadi.
Bukan hanya pipa, namun beberapa tanggul rusak yang memang mendesak perlu dilakukan perbaikan, namun sampai saat ini belum dilakukan perbaikan, karena terkendala anggaran.
Dia mengakui PDAM Bulukumba tengah dalam proses perubahan bentuk badan hukum.
Langkah itu diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dengan investor, mengingat kebutuhan anggaran untuk perbaikan dan pengembangan sistem air bersih sangat besar, diperkirakan mencapai Rp100 hingga Rp200 miliar.***