Gabah di Bulukumba Tetap Bertahan di Harga Pemerintah

Irwan
Irwan
3 Sep 2025 14:04
Daerah 0
2 menit membaca

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Musim panen akan segera berakhir di sejumlah wilayah di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan petani masih tersenyum lebar karena gabah masih tetap bertahan di Harga Pokok Penjualan (HPP) sampai awal bulan September 2025.

Dari data yang dihimpun wartawan di sejumlah desa di kecamatan Gantarang , petani mengaku merasa senang dan berterimakasih kepada pemerintah dan bulog dikarenakan harga gabah masih bertahan Rp6.500.00 perkilogram.

“Masih bertahan di harga pemerintah, tidak naik dan tidak turun sampai hari ini,” Maya Asdar Amin petani asal desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang, Rabu 3 September 2025.

Menurut Asdar kalau harga gabah panen berbeda musim panen lalu, karena hanya sampai Rp5.500.00 perkilogram dibawa dari HPP, namun untuk saat ini harga sesuai harga pemerintah.

Lanjut Asdar bahkan beberapa waktu lalu harga gabah petani panen kali ini sempat mengalami kenaikan Rp1000 perkilogram atau Rp6.600.00, namun hanya bertahan beberapa hari kembali ke normal yakni Rp6.500.00 perkilogramnya.

Sejumlah lahan persawahan di kecamatan Gantarang sudah mulai berakhir masa panen, diprediksi semua rampung pada akhir bulan September ini.

Hasdi salah seorang mitra kerja bulog dari CV Alesha Jaya mengatakan kalau harga gabah petani saat ini perkilogramnya masih HPP.

“Kalau berbicara soal harga pasti kita ikuti aturan pemerintah,” katanya.

Menurut Hasdi saat ini harga pembelian petani perkilogramnya adalah Rp6.500.00 dan sebelumnya sempat naik di harga Rp6.600.00 perkilogram, namun hanya bertahan beberapa hari saja.***