Sirkuit Bira Disebut Asal-asalan, Pemkab Bulukumba: Sudah Diperiksa BPK

redaksi
4 Agu 2025 14:53
Daerah 0
2 menit membaca

Pemerintah Kabupaten Bulukumba merespons kritik Lembaga Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (L-PATI) terkait kondisi Sirkuit Titik Nol Bira, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari.

Pemkab menegaskan bahwa proyek pembangunan sirkuit tersebut telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan tidak ditemukan pelanggaran.
“Pembangunan sirkuit Titik Nol sudah diperiksa oleh BPK, baik dari sisi fisik maupun administrasi laporan pertanggungjawaban. Hasilnya, tidak ada temuan,” kata Kabid Humas Diskominfo Bulukumba, Andi Utta Ayatullah Ahmad, Senin (4/8/2025).
Ia menilai kritik yang disampaikan L-PATI tidak berdasar, sebab audit dari lembaga negara telah membuktikan proyek tersebut sesuai prosedur.
Pemkab juga menegaskan bahwa sirkuit telah digunakan dalam beberapa event road race resmi.
Sirkuit Titik Nol Bira menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Yamaha Cup Race (YCR) 2025 bersama sirkuit-sirkuit lain di Pekanbaru, Pontianak, dan Pangkep.
Meski belum memiliki tribun, lintasan dinilai memenuhi standar teknis oleh pihak penyelenggara.
“Sirkuit ini sudah dipakai beberapa kali untuk balapan dan diakui oleh pihak Yamaha Indonesia sebagai lintasan layak untuk ajang Yamaha Cup Race,” tambah Andi Ullah.
Menurut Andi Ullah, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, juga mengajak L-PATI untuk berdialog langsung membahas dugaan yang disampaikan.
Ia menyatakan terbuka terhadap kritik, namun meminta semua pihak mengedepankan data dan fakta.
L-PATI sebelumnya menyebut kondisi sirkuit bergelombang dan berbahaya bagi pembalap.
Mereka menduga proyek senilai Rp3,8 miliar itu dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). ***